SUKABUMIVIRAL.COM - Forum Komunikasi Santri Indonesia (FOKSI) Daerah Istimewa Yogyakarta menyatakan dukungan penuh terhadap “Risalah Rapat Harian Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU)". Risalah tersebut memuat keputusan Rais Aam dan Wakil Rais Aam PBNU yang meminta Ketua Umum PBNU, Yahya Cholil Staquf, untuk mengundurkan diri di tengah persoalan tata kelola keuangan serta kontroversi kehadiran tokoh zionis dalam Forum AKN NU.
Ketua FOKSI DIY, Muhamad Fathur Rozaq, menegaskan bahwa sikap Rais Aam adalah sinyal jelas bagi seluruh warga Nahdliyyin untuk menjaga marwah dan kewibawaan organisasi.
“Ketika Rais Aam telah memberikan sinyal yang jelas, seluruh elemen santri wajib menjaga garis komando. Jika pengunduran diri atau bahkan pemakzulan diperlukan demi melindungi kehormatan jam’iyah, maka proses tersebut harus dijalankan tanpa kompromi,”_ tegas Fathur.
Ia menekankan bahwa penghormatan kepada otoritas tertinggi Rais Aam adalah bagian dari adab santri dan tradisi keulamaan yang telah diwariskan para masyayikh.
“Ketika para kiai sudah mengambil sikap, tidak pantas bagi kita untuk ragu. Kami menyerukan agar para kader santri, warga pesantren, dan seluruh Nahdliyyin berdiri tegar menjaga keputusan para kiai. Jangan biarkan NU kehilangan arah hanya demi mempertahankan kursi,”_ ujarnya.
FOKSI DIY menyatakan komitmennya untuk mengawal seluruh langkah Rais Aam hingga tuntas. Organisasi ini juga mendorong percepatan proses pengambilan keputusan di internal PBNU agar konflik tidak terus berlarut.
“Ini saatnya membersihkan, meluruskan, dan mengembalikan organisasi kepada amanat para pendiri. Kepentingan umat jauh lebih besar dibanding kepentingan individu. FOKSI DIY akan berada di garis depan untuk mengawal proses ini sampai selesai,”_ pungkas Fathur.(Ri'ean)
<<Post Views: 1.725

Social Header