SUKABUMIVIRAL.COM |- Pemerintah Kabupaten Sukabumi secara resmi mengumumkan hasil seleksi administrasi dan penelusuran rekam jejak dalam rangkaian Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Tahun 2026, pada Rabu (18/02/2026).
Tahapan ini menjadi tonggak awal konsolidasi meritokrasi dalam proses pengisian jabatan strategis birokrasi daerah, sekaligus menegaskan arah reformasi tata kelola pemerintahan berbasis kompetensi dan integritas.
Pengumuman tersebut dituangkan dalam dokumen resmi yang ditandatangani Panitia Seleksi (Pansel) H. Ade Suryaman, Nomor 800.1.2.6/15/Pansel-JPT/2026 tentang hasil seleksi administrasi, serta Nomor 800.1.2.6/18/Pansel-JPT/2026 mengenai hasil penelusuran rekam jejak peserta.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sukabumi, Ir. TEJA SUMIRAT, M.M, menegaskan bahwa seluruh tahapan seleksi dilaksanakan secara terbuka, objektif, dan akuntabel, sejalan dengan implementasi sistem merit dalam kerangka reformasi birokrasi nasional.
“Seleksi ini memastikan bahwa pejabat yang terpilih memiliki kompetensi, integritas, dan rekam jejak yang kredibel untuk menjalankan fungsi strategis pemerintahan,”_ ujarnya.
Seleksi administrasi dan rekam jejak tersebut menghasilkan sejumlah peserta yang dinyatakan memenuhi syarat untuk melanjutkan proses seleksi pada tiga jabatan strategis, yakni Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan, serta Kepala BKPSDM Kabupaten Sukabumi.
Peserta yang lulus akan melanjutkan ke tahap seleksi kompetensi manajerial dan sosial kultural melalui metode assessment yang dijadwalkan berlangsung pada 23-24 Februari 2026 di Kantor BKPSDM Kabupaten Sukabumi.
Tahapan tersebut merupakan instrumen evaluatif krusial untuk mengukur kapasitas kepemimpinan, integritas personal, kecakapan manajerial, serta kesiapan peserta dalam mengemban tanggung jawab strategis di lingkungan pemerintahan daerah.
Pemerintah Kabupaten Sukabumi menegaskan bahwa keterbukaan proses seleksi merupakan bagian dari komitmen memperkuat tata kelola pemerintahan yang profesional, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik.
“Langkah ini sekaligus upaya memperkuat legitimasi kelembagaan dan daya saing birokrasi daerah di tengah dinamika pemerintahan modern yang menuntut efisiensi, akuntabilitas, dan responsivitas tinggi terhadap kebutuhan masyarakat,”_ pungkas Teja Sumirat.
Dengan demikian, seleksi terbuka JPT Pratama Tahun 2026 tidak hanya menjadi proses pengisian jabatan, tetapi juga simbol transformasi birokrasi menuju tata kelola pemerintahan yang adaptif, kredibel, dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkelanjutan. (Red/Fadil)
<<Post Views: 3.216

Social Header