Breaking News

Ratusan Buruh PT Younghyun Star Gelar Aksi Demo

SUKABUMIVIRAL.COM – Ratusan buruh yang tergabung dalam Serikat Buruh Garmen Tekstil Sepatu – Gabungan Serikat Buruh Indonesia (SBGTS–GSBI) Sukabumi, melakukan aksi Demo di depan gerbang PT Younghyun Star (YHS), Kampung Kebonrandu, Desa Sekarwangi, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi,  Senin (02/02/2026) pagi. 

Mereka memilih mogok kerja total sebagai protes atas rencana perusahaan melakukan pengurangan terhadap 250 karyawan tepat sebelum memasuki bulan suci Ramadan tahun ini.Rencana PHK ini dinilai janggal oleh serikat buruh. Pasalnya, aktivitas produksi di pabrik garmen tersebut sedang berada di puncak performa. 

Ketua DPC GSBI Kabupaten Sukabumi, Dadeng Nazarudin  mengatakan, bahwa dalam tiga bulan terakhir, para karyawan justru dipaksa bekerja lembur hingga pukul 20.30 WIB setiap harinya.

"Ini tidak masuk akal. Pekerjaan masih menumpuk, order baru sudah menunggu, tapi tiba-tiba ada rencana pengurangan 250 orang sebelum puasa. Ini bukan lagi soal efisiensi, tapi soal kemanusiaan," Ungkapnya. 

Selain menolak PHK, aksi ini membongkar fakta mengejutkan terkait praktik ketenagakerjaan di PT. YHS- Perusahaan yang telah berdiri selama 20 tahun ini diduga tidak memiliki karyawan tetap (PKWTT). Dari sekitar 1.300 pekerja, mayoritas berstatus kontrak, bahkan bagi mereka yang sudah mengabdi belasan tahun.

"Ada yang sudah bekerja 19 tahun, tapi statusnya masih kontrak. Kami menuntut perusahaan menjalankan aturan normatif. Yakni, angkat karyawan yang sudah bekerja di atas 3 tahun menjadi karyawan tetap," tegas Dadeng.

Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen PT Younghyun Star dilaporkan masih tetap bersikukuh dengan kebijakan pengurangan tersebut. Upaya serikat buruh untuk meminta penangguhan PHK hingga pasca-Lebaran agar karyawan bisa beribadah dengan tenang pun belum membuahkan hasil.

Dadeng menegaskan, bahwa aksi mogok kerja ini akan terus berlanjut hingga tuntutan mereka diakomodir. "Mogok kerja ini adalah cara buruh meminta untuk tetap bekerja. Kami ingin perusahaan bijak. Jangan biarkan kawan-kawan kehilangan mata pencaharian di saat kebutuhan hidup menjelang Lebaran justru meningkat," pungkasnya. (Red/Us)

<<Post Views: 1.574
© Copyright 2024 - SUKABUMI VIRAL | MENGHUBUNGKAN ANDA DENGAN INFORMASI MELALUI SUDUT BERITA