SUKABUMIVIRAL.COM – Sabtu 21 Pebruary 2026 - Seorang anak laki-laki berinisial NS (12 tahun) dikabarkan telah meninggal dunia diduga akibat menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) oleh seorang Ibu tiri, tepatnya di wilayah Desa Bojongsari, Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Pada Kamis malam (19/02/2026).
Korban yang diketahui merupakan seorang santri di salah satu pondok pesantren itu sempat mendapatkan perawatan medis di rumah sakit. Namun, nyawanya tidak tertolong akibat luka serius yang dialaminya di sejumlah bagian tubuh.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Sukabumiviral. com, korban diduga mengalami tindakan kekerasan yang dilakukan oleh ibu tirinya. Selain diduga mengalami pemukulan, korban juga disebut-sebut dipaksa meminum air panas. Meski demikian, hingga saat ini pihak berwenang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan kronologi serta penyebab pasti kejadian tersebut.
Setelah menjalani perawatan selama delapan jam di ruang ICU, korban dinyatakan meninggal dunia. Jenazah korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Setukpa Polri untuk dilakukan autopsi.
Ayah kandung korban, Anwar Satibi yang berada di rumah sakit, histeris saat mengetahui anak pertamanya meninggal dunia. Dia tidak menyangka,bahwa anaknya harus pergi dengan nasib yang sangat tragis.
Dia juga menyebutkan bahwa dugaan kekerasan terhadap korban pernah terjadi pada 2025, namun saat itu diselesaikan melalui mediasi. Usai proses autopsi, jenazah korban dibawa ke wilayah Surade untuk dimakamkan.
Peristiwa ini menimbulkan duka mendalam bagi keluarga, kerabat, serta masyarakat sekitar. Warga berharap kasus tersebut dapat diusut secara tuntas sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan. (Red/Us)
<<Post Views: 4.268

Social Header