Breaking News

Gubernur Jabar Liburkan Angkot Trayek Cicurug–Cibadak, Upaya Urai Kemacetan Arus Balik Lebaran 2026


SUKABUMIVIRAL. COM – Penanganan kemacetan di jalur utara Kabupaten Sukabumi saat arus balik Lebaran 2026 mendapat perhatian serius dari Dedi Mulyadi. Dalam upaya mengurai kepadatan kendaraan, Gubernur yang akrab disapa KDM menginisiasi kebijakan unik dengan meliburkan sementara operasional angkutan kota (angkot) trayek Cicurug–Cibadak, Senin (23/03/2026) 

Kebijakan ini menyasar angkot trayek Pasar Cicurug hingga jalur Gerbang Tol Parungkuda sampai wilayah Cibadak. Sebagai bentuk perhatian terhadap para sopir, Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyiapkan dana kompensasi agar para pengemudi tetap memiliki penghasilan selama masa libur operasional.

Dalam keterangan resminya, KDM menjelaskan bahwa kebijakan tersebut berlaku pada puncak arus balik, yakni tanggal 23 hingga 25 Maret 2026

.Setiap sopir akan mendapatkan kompensasi sebesar Rp200 ribu per hari. Tujuannya agar arus lalu lintas tetap lancar. Jika lalu lintas lancar, maka tidak ada pemborosan BBM akibat kemacetan yang berjam-jam. Kerugian akibat macet bisa mencapai puluhan miliar rupiah, sehingga lebih baik kita berikan kompensasi. Sopir bisa beristirahat, dan arus kendaraan pun menjadi lancar,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sukabumi, Mubtadi Latief, menyatakan pihaknya telah melakukan pendataan terhadap sopir angkot trayek Cicurug–Cibadak sebagai langkah awal pelaksanaan kebijakan tersebut.

Kami siap menjalankan teknis di lapangan. Keberadaan angkot yang sering berhenti (ngetem) dan berputar arah memang menjadi salah satu penyebab kemacetan, khususnya di jalur Cicurug, Parungkuda hingga Cibadak,” jelasnya.

Ia menambahkan, Dishub Kabupaten Sukabumi saat ini tengah memastikan pendataan dilakukan secara akurat agar penyaluran kompensasi tepat sasaran. Sopir yang terdata dan biasa melintasi jalur tersebut akan menerima bantuan sebesar Rp200 ribu per hari selama tiga hari, dengan ketentuan tidak beroperasi sementara waktu.
Dengan diberlakukannya kebijakan ini,

"Saya harapkan sejumlah titik rawan kemacetan seperti Simpang Ratu Cibadak, kawasan Pasar Cicurug, hingga exit Tol Parungkuda dapat terbebas dari kepadatan, sehingga arus balik Lebaran 2026 berjalan lebih lancar, aman, dan terkendali," pungkasnya .( Red/ Us
© Copyright 2024 - SUKABUMI VIRAL | MENGHUBUNGKAN ANDA DENGAN INFORMASI MELALUI SUDUT BERITA