Breaking News

Pra Rekonstruksi Kasus Pembunuhan di Cicurug: Dua Tersangka Dihadirkan, Satu Pelaku Masih Diburu

SUKABUMIVIRAL.COM –  Aktivitas mencurigakan di kawasan Perumahan Bumi Mutiara Indah (BMI) 5, Desa Kutajaya, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Kamis (16/4/2026) siang, menyita perhatian warga. Kehadiran aparat kepolisian dalam jumlah cukup besar, disertai mobilitas petugas yang keluar-masuk lokasi, memicu kerumunan warga yang penasaran.

Belakangan terungkap, kegiatan tersebut merupakan pra rekonstruksi kasus pembunuhan yang kini tengah ditangani aparat kepolisian.

Berdasarkan pantauan di lapangan, pra rekonstruksi dimulai sekitar pukul 11.00 WIB di sebuah rumah kontrakan di Blok C40, yang sebelumnya dihuni perempuan berinisial L. Selanjutnya, proses berlanjut ke Blok A46 yang diduga menjadi titik krusial dalam rangkaian aksi keji tersebut.

Selama proses berlangsung hingga sore hari, aparat dari Polda Jawa Barat bersama jajaran Polsek Cicurug melakukan pengamanan ketat. Sejumlah adegan diperagakan langsung oleh para tersangka untuk mengungkap detail peristiwa yang sebenarnya terjadi.

Dua tersangka, masing-masing berinisial H (35) dan K (35), dihadirkan dalam kegiatan tersebut. Keduanya tampak mengenakan pakaian tahanan dan berada di bawah pengawalan ketat petugas. Sementara satu pelaku lain berinisial A hingga kini masih dalam pengejaran dan masuk dalam daftar buronan.

Meski menyedot perhatian warga sekitar, situasi di lokasi tetap terjaga kondusif. Warga hanya menyaksikan dari kejauhan tanpa mengganggu jalannya proses.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait hasil pra rekonstruksi. Petugas di lapangan menyebut, belum ada pejabat berwenang yang dapat menyampaikan pernyataan kepada media.

Kasus ini sendiri mencuat setelah ditemukannya jasad seorang pria dalam kondisi mengenaskan, terbungkus dan terlakban, di aliran Sungai Citanduy, Desa Tarisi, Kecamatan Wanareja, Kabupaten Cilacap.

Kapolresta Cilacap, Kombes Pol. Dr. Budi Adhy Buono, mengungkapkan bahwa penemuan jasad bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai adanya benda mengapung di sungai.

Petugas Polsek Wanareja bersama Tim Inafis langsung melakukan olah TKP dan mengevakuasi korban ke RS Margono untuk proses autopsi,” ujarnya dalam keterangan resmi.
Dari hasil penyelidikan, polisi mengungkap bahwa korban merupakan bagian dari kasus pembunuhan berencana yang terjadi di wilayah Sukabumi. Aparat juga sempat berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya terkait laporan orang hilang di Jakarta untuk mengidentifikasi korban.

Motif pembunuhan diduga kuat dipicu rasa sakit hati dan cemburu. Pelaku utama berinisial A disebut murka setelah mengetahui kekasihnya menjalin hubungan dengan korban. Dengan melibatkan dua pelaku lain, aksi pembunuhan pun direncanakan secara matang.

Korban diketahui dihabisi dengan cara dipukul pada bagian leher menggunakan bambu hingga tewas. Setelah itu, jasad korban dibungkus plastik dan sprei, bahkan sempat dicor guna menghilangkan jejak, sebelum akhirnya dibuang ke Sungai Citanduy.

Kasus ini kini masih terus dikembangkan aparat kepolisian, termasuk memburu pelaku utama yang masih buron. Polisi juga mendalami kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain dalam aksi pembunuhan yang tergolong sadis tersebut. ( Red/Us) 
© Copyright 2024 - SUKABUMI VIRAL | MENGHUBUNGKAN ANDA DENGAN INFORMASI MELALUI SUDUT BERITA