Breaking News

Warga Bangkongreang Cicurug Kembali Keluhkan Air PDAM Kering, Bagaimana Solusinya

SUKABUMIVIRAL.COM – Warga Kampung Bangkongreang, RW 04, Desa Cicurug, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, kembali mengeluhkan buruknya pelayanan air bersih dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM). Pasalnya, aliran air disebut sering mati dan tidak mengalir secara normal dalam beberapa waktu terakhir.

Salah seorang warga, Euis Marta, mengungkapkan kekesalannya atas kondisi tersebut. Ia menyebut, dalam satu bulan, air PDAM hanya mengalir beberapa hari saja dalam sepekan.

Kesel, ya Allah… sampai tidak ada air buat kebutuhan sehari-hari. Sudah coba dihubungi lewat WhatsApp dan telepon, tapi hanya centang saja, tidak ada respons dari teknisi. Dalam satu bulan itu paling hanya dua hari dalam seminggu air mengalir. Selebihnya sering mati,” ujarnya.

Euis juga menambahkan bahwa kondisi ini tidak hanya dirasakan oleh dirinya, melainkan hampir seluruh warga di wilayah RT tempat ia tinggal. Bahkan, menurutnya, persoalan ini sudah menjadi masalah rutin yang selalu terjadi di wilayah RW 04 Kampung Bangkongreang.

"Bukan hanya di RT saya, hampir satu RT bahkan sampai ke RT lain juga merasakan hal yang sama. Wilayah ini, khususnya RW 04, memang sering terdampak. Entah kenapa selalu seperti ini,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua RT 02/04, Rahmat Hidayat, membenarkan adanya keluhan warga terkait distribusi air PDAM yang tidak merata. Ia menyebutkan bahwa wilayah yang paling terdampak adalah RT 01 dan RT 02 di Kampung Bangkongreang.

Iya, terutama Kampung Bangkongreang RW 004. Minggu kemarin di RT 02 bahkan sempat terjadi kebocoran dengan bau solar atau minyak tanah di saluran PDAM. Itu sempat membuat warga khawatir,” jelas Rahmat.

Namun demikian, Rahmat menambahkan bahwa saat ini kondisi di RT 02 sudah mulai membaik, di mana aliran air telah kembali normal dan tidak lagi berbau.

Tapi untuk sekarang di RT 02 sudah normal kembali, air mengalir dan tidak ada lagi bau solar atau minyak tanah,” ungkapnya.

Warga berharap pihak PDAM dapat meningkatkan kualitas pelayanan, memastikan distribusi air berjalan lancar, serta merespons cepat setiap keluhan masyarakat.

Harapan kami, pelayanan PDAM bisa lebih baik. Kalau ada keluhan, tolong segera ditindaklanjuti, jangan dibiarkan berlarut-larut,” tutupnya.

Sementara itu menurut Kepala PDAM Cicurug Rasdian mengatakan, bahwa memang untuk wilayah Kampung Bangkongreang pasokan untuk air ke pelanggan itu tidak normal, mengingat pengadaan debit air dari sumbernya tidak mencukupi. 

" Karena memang dari sumber airnya terbatas dan tidak bisa memadai pasokan air untuk wilayah Bangkongreang secara normal," ujarnya melalui Whatsapp. 

Menurutnya, adapun mengenai air yang tercampur bau minyak Solar dan minyak tanah memang itu betul, sepertinya ada sabotase, orang yang sengaja memasukan minyak solar tersebut ke saluran pipa PDAM. 

"Kita juga tidak tahu siapa pelakunya, dan ini kejadiannya sudah seminggu, sedangkan untuk menghilangkan bau minyak solar tersebut memang sangat sulit," Jelasnya. 

Solusi atau langkah yang akan dilakukan PDAM untuk mengantisipasi masalah ini, pihaknya akan mencoba mengalihkan sumber air dari Cikomo sepanjang 2 KM untuk memenuhi kebutuhan air di wilayah Kampung Bangkongreang. 

" Kami tetap ingin berupaya melakukan pelayanan sebaik mungkin untuk memenuhi kebutuhan air buat masyarakat,"pungkasnya.
(Red/Us
© Copyright 2024 - SUKABUMI VIRAL | MENGHUBUNGKAN ANDA DENGAN INFORMASI MELALUI SUDUT BERITA