SUKABUMIVIRAL.COM // CIANJUR – Proses seleksi calon pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Cianjur memasuki fase krusial. Sebanyak 17 peserta resmi menjalani tahapan wawancara pada Senin, 18 Mei 2026, untuk memperebutkan posisi strategis sebagai pimpinan Baznas periode mendatang.
Tahapan seleksi yang digelar di lingkungan Pemerintah Daerah (Pemda) Cianjur itu menjadi penentu awal sebelum tim seleksi menetapkan 10 nama terbaik yang akan diumumkan pada 21 Mei 2026.
Kepala Bagian Kesra Kabupaten Cianjur sekaligus anggota tim seleksi calon pimpinan Baznas, Selamet Riyadi, menyebut seluruh peserta diuji langsung oleh tiga orang penguji dari unsur tim seleksi.
“Senin kemarin adalah tahapan wawancara seleksi calon pimpinan Baznas Kabupaten Cianjur yang diikuti oleh 17 orang peserta,” ujar Selamet, Selasa (19/5/2026).
Dalam sesi wawancara tersebut, peserta diuji terkait pemahaman kebijakan zakat, moderasi beragama, hingga wawasan kebangsaan. Materi itu dinilai menjadi indikator penting dalam menentukan kapasitas calon pimpinan Baznas ke depan.
“Dari 17 peserta, nanti akan dipilih 10 orang yang berhak melanjutkan ke tahap selanjutnya,” katanya.
Selanjutnya, 10 nama yang lolos akan diserahkan kepada Bupati Cianjur untuk diteruskan ke kementerian guna menjalani proses verifikasi. Setelah hasil verifikasi turun, barulah akan ditetapkan lima orang sebagai pimpinan definitif Baznas Kabupaten Cianjur.
Kelima nama terpilih nantinya akan disahkan melalui Surat Keputusan (SK) Bupati Cianjur dan dijadwalkan dilantik pada September 2026, bersamaan dengan berakhirnya masa jabatan pimpinan Baznas periode saat ini.
“Insya Allah, jika tidak ada perubahan, SK periode sekarang berakhir pada bulan September. Maka pelantikan juga akan dilakukan pada September. SK yang lama berakhir, dan SK baru akan terbit,” tegas Selamet.
Proses seleksi ini menjadi perhatian publik, terlebih sebelumnya tahapan seleksi Baznas Cianjur sempat menuai sorotan terkait transparansi penilaian. Kini, masyarakat menanti apakah proses penjaringan pimpinan lembaga pengelola zakat tersebut benar-benar mampu menghasilkan figur yang profesional, kredibel, dan berintegritas.
Reporter : Rian Sagita
Redaktur : Usep Suherman

Social Header