SUKABUMIVIRAL.COM | - Kurang dari dua pekan menjelang Idul Fitri 2026, berbagai persiapan menghadapi arus mudik mulai dimatangkan di Kabupaten Sukabumi. Pemetaan titik rawan kemacetan dan kecelakaan lalu lintas menjadi perhatian utama guna memastikan kelancaran mobilitas masyarakat yang akan melakukan perjalanan pulang kampung.
Pengamat publik sekaligus Ketua YCMS U. S. Brata Kusumah mengungkapkan, bahwa wilayah Kabupaten Sukabumi memiliki sejumlah titik kemacetan yang tersebar di berbagai jalur strategis. Titik-titik tersebut umumnya berada di kawasan pasar, terminal, serta pusat perbelanjaan yang berada di sepanjang jalan nasional.
“Perlintasan sebidang kereta api juga layak diwaspadai, baik karena potensi kemacetan maupun kerawanan kecelakaan lalu lintas,”_ ujarnya, Jumat (6/3/2026).
Sebagai Ketua Yayasan Cipta Masyarakat Sejahtera, Brata Kusuma juga menyoroti kondisi infrastruktur jalan yang masih menjadi perhatian. Menurutnya, pada beberapa jalur utama, terutama jalur Pantura dan jalur tengah terdapat titik _“jalan tambalan”_ serta area perbaikan jalan yang berpotensi memperlambat laju kendaraan pemudik.
“Saya minta pemudik tetap waspada terhadap kondisi jalan bergelombang dan mengatur kecepatan kendaraan agar tetap aman,”_ tuturnya.
Selain faktor infrastruktur, kepadatan lalu lintas juga diprediksi meningkat karena momentum Lebaran tahun ini beririsan dengan Nyepi. Kondisi tersebut dinilai dapat memicu titik-titik kepadatan baru, baik pada arus masuk menuju Sukabumi maupun arus keluar menuju wilayah lain.
“Pemudik perlu meningkatkan kewaspadaan pada titik-titik kepadatan, mengingat perayaan Lebaran tahun ini bersamaan dengan Hari Raya Nyepi sehingga berpotensi menambah volume kendaraan,”_ jelasnya.
Pemetaan kerawanan ini diharapkan menjadi dasar koordinasi lintas sektor dalam pengelolaan arus mudik, sekaligus mengingatkan masyarakat bahwa keselamatan perjalanan bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi juga kesadaran setiap pengguna jalan. ( Red / Fadil)

Social Header