Breaking News

Gebyar Muharam 1448 H: H. Burhanudin Bersama SPPG Dapur Amanda Santuni 600 Anak Yatim, Tegaskan Kepedulian Sosial Tak Boleh Sekadar Seremonial

SUKABUMIVIRAL.COM – Kepedulian terhadap anak yatim tidak cukup hanya menjadi slogan. Di tengah berbagai tantangan ekonomi yang masih dirasakan masyarakat, aksi nyata berbagi menjadi bukti bahwa nilai kemanusiaan harus terus dijaga dan diwariskan.

Momentum Bulan Muharam 1448 Hijriah dimanfaatkan oleh Tokoh Masyarakat sekaligus Mitra SPPG Dapur Amanda, H. Burhanudin (H. Burhan), dengan menggelar kegiatan santunan kepada 600 anak yatim piatu yang berasal dari Desa Cisaat, Desa Tenjolaya (Kecamatan Cicurug), serta Desa Tangkil dan Desa Girijaya (Kecamatan Cidahu), Kabupaten Sukabumi.

Kegiatan yang berlangsung di SPPG Dapur Amanda, Kampung Cisaat RT 04/02, Desa Cisaat, Kecamatan Cicurug tersebut menjadi agenda rutin yang telah dilaksanakan setiap Bulan Muharam sebagai bentuk tanggung jawab sosial kepada masyarakat.

Dalam keterangannya, H. Burhan menegaskan bahwa santunan bukan hanya tentang memberikan bantuan materi, tetapi juga menghadirkan perhatian, kasih sayang, dan harapan bagi anak-anak yang telah kehilangan orang tua.

"Kegiatan ini rutin kami laksanakan setiap Bulan Muharam. Semoga santunan berupa uang dan bingkisan ini dapat memberikan manfaat, meringankan kebutuhan mereka, serta menjadi penyemangat agar terus belajar, beribadah, dan meraih cita-cita," ujar H. Burhan, Kamis (09/07/2026). 

Ia juga mengingatkan bahwa Bulan Muharam yang dikenal masyarakat sebagai Lebaran Yatim merupakan momentum untuk memperkuat nilai kepedulian sosial. Menurutnya, keberadaan anak yatim adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya keluarga atau lembaga tertentu.

"Anak-anakku semua jangan pernah merasa sendiri. Tetaplah menjadi pribadi yang kuat, rajin belajar, taat beribadah, dan terus berdoa. Insya Allah masih banyak orang yang peduli, mencintai, dan akan selalu mendukung masa depan kalian," pesannya.

Dalam ajaran Islam, memuliakan anak yatim merupakan amalan yang memiliki kedudukan istimewa.

"Rasulullah SAW bahkan menjanjikan kedekatan di surga bagi mereka yang menyayangi dan memelihara anak yatim. Karena itu, kegiatan santunan tidak hanya bernilai sosial, tetapi juga menjadi wujud pengamalan ajaran agama yang menumbuhkan solidaritas dan mempererat persaudaraan,".

Gebyar Muharam 1448 Hijriah diharapkan menjadi inspirasi bagi berbagai elemen masyarakat untuk terus menumbuhkan budaya berbagi. 

Kepedulian yang diwujudkan melalui tindakan nyata diyakini mampu menghadirkan harapan baru, sekaligus memastikan bahwa anak-anak yatim tumbuh dengan semangat, perhatian, dan keyakinan bahwa mereka tidak pernah berjalan sendiri dalam menggapai masa depan.

Redaktur : Usep Suherman
© Copyright 2024 - SUKABUMI VIRAL | MENGHUBUNGKAN ANDA DENGAN INFORMASI MELALUI SUDUT BERITA