SUKABUMIVIRAL.COM – Ribuan anggota dan simpatisan Perguruan Pencak Silat Kebatinan (POSKAB) Sapu Jagat dari berbagai wilayah Sukabumi Utara diperkirakan akan memadati Gedung Islamic Center Cicurug, Kabupaten Sukabumi, dalam acara Gebyar Tawasul Akbar dan Penghijaban "Dobelan Badaro" yang digelar pada 8 Agustus 2026.
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Guru Besar POSKAB Sapu Jagat, Abuya H. Deni Anwarullah, bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan momentum spiritual untuk memperkuat silaturahmi, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta memanjatkan doa bersama demi keberkahan, keselamatan, dan kemaslahatan umat.
POSKAB Sapu Jagat memiliki sejarah panjang dalam perjalanan budaya dan spiritual masyarakat Jawa Barat. Perguruan ini didirikan pada tahun 1963 oleh almarhum KH. Anwarullah dan bernaung di bawah Yayasan Pendidikan POSKAB Sapu Jagat Al-Ikhlas. Sejak awal berdirinya, perguruan ini memadukan seni bela diri pencak silat dengan pembinaan kerohanian dan olah batin yang berlandaskan nilai-nilai Islam.
Makna "Sapu Jagat" sendiri berasal dari doa yang sangat dikenal umat Islam, yakni doa sapu jagat yang berisi permohonan kebaikan dunia dan akhirat. Filosofi tersebut menjadi landasan bagi seluruh anggota untuk senantiasa menebarkan kebaikan, menjaga akhlak, serta memperkuat hubungan dengan Allah SWT melalui dzikir dan pembinaan spiritual.
Di tengah dinamika kehidupan masyarakat modern yang semakin kompleks, keberadaan POSKAB Sapu Jagat menjadi salah satu benteng pelestarian budaya Sunda sekaligus wadah pembinaan moral dan spiritual.
Solidaritas antar anggota yang kuat, semangat gotong royong, serta kecintaan terhadap budaya lokal yang tercermin melalui busana pangsi hitam menjadi identitas yang terus dijaga hingga saat ini.
Ketua POSKAB Sapu Jagat wilayah Cicurug, Cidahu, Parungkuda dan Ciambar, Budi Cekih (Bucek), mengajak seluruh keluarga besar POSKAB untuk hadir dan menyukseskan acara tersebut.
Dalam pesannya, Bucek menyampaikan salam khas perguruan, "Ilmu Luhung Sakti Diri Yakin Kersaning Allah", serta memohon doa dan dukungan dari para guru, ketua, ikhwan, ahwat, tokoh masyarakat, dan seluruh anggota POSKAB yang berada di wilayah Sukabumi Utara.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh guru, para ketua, pengurus, ikhwan, ahwat, simpatisan, dan seluruh keluarga besar Sapu Jagat yang selama ini tetap kompak, bersinergi, dan menjaga nama besar perguruan. Semoga melalui Gebyar Tawasul Akbar ini, silaturahmi semakin erat, jalinan ukhuwah Islamiyah semakin kokoh, dan keberkahan Allah SWT senantiasa menyertai kita semua," ujar Bucek.
Pasca wafatnya pendiri KH. Anwarullah, estafet perjuangan perguruan terus dilanjutkan oleh para murid senior dan keturunannya. Markas besar POSKAB Sapu Jagat di Ciseureuh hingga kini tetap menjadi pusat pembelajaran, silaturahmi, serta rujukan spiritual bagi ribuan anggota dari berbagai daerah.
Melalui Gebyar Tawasul Akbar ini, POSKAB Sapu Jagat kembali menegaskan perannya bukan hanya sebagai perguruan pencak silat, tetapi juga sebagai wadah pembinaan akhlak, penguatan persaudaraan, dan penjaga nilai-nilai keislaman yang rahmatan lil alamin.
Dengan semangat kebersamaan dan doa yang dipanjatkan secara berjamaah, acara ini diharapkan menjadi energi positif bagi seluruh anggota dan masyarakat, sekaligus memperkuat persatuan umat dalam bingkai persaudaraan, budaya, dan keimanan.
Salam Badaro.
Redaktur : Usep Suherman

Social Header