Breaking News

Kades Nyangkowek Dampingi Wabup Sukabumi Tinjau Korban Puting Beliung, 35 Rumah Rusak dan Madrasah Terdampak

SUKABUMIVIRAL.COM — Bencana angin puting beliung yang menerjang wilayah Desa Nyangkowek, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, meninggalkan kerusakan dan keresahan bagi warga. Pascakejadian, perhatian terhadap kondisi para korban pun terus dilakukan.

Kepala Desa Nyangkowek, Abdul Haris, mendampingi Wakil Bupati Sukabumi meninjau langsung sejumlah lokasi yang terdampak bencana, Sabtu (3/10/2026). 

Peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat kondisi warga sekaligus memastikan kebutuhan penanganan pascabencana di lapangan.

Abdul Haris mengungkapkan, dampak bencana tidak hanya merusak rumah warga, tetapi juga menyentuh fasilitas umum yang digunakan masyarakat, termasuk sarana pendidikan.

“Pasca kejadian angin puting beliung, beberapa rumah warga dan fasilitas umum mengalami kerusakan. Karena itu, kami berharap penanganannya dapat dilakukan secepatnya,” ujar Abdul Haris.

Menurutnya, berdasarkan pendataan sementara pemerintah desa, sekitar 35 rumah warga di Desa Nyangkowek mengalami kerusakan dengan tingkat kerusakan bervariasi, mulai dari kategori sedang hingga berat.

Kondisi tersebut menjadi perhatian serius karena menyangkut tempat tinggal dan keselamatan warga yang terdampak.

Tidak hanya rumah warga, Gedung Madrasah Leuwinanggung juga mengalami kerusakan. Sedikitnya 12 lembar asbes dilaporkan terbang akibat terpaan angin. Akibat kerusakan tersebut, aktivitas belajar mengajar para siswa untuk sementara turut terganggu.

“Untuk fasilitas umum, Gedung Madrasah Leuwinanggung mengalami kerusakan. Ada sekitar 12 asbes yang terbang dan saat ini anak-anak belum bisa masuk sekolah,” ungkapnya.
Pemdes Nyangkowek Dorong Penanganan Tidak Berlarut

Abdul Haris menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Sukabumi, khususnya Wakil Bupati Sukabumi, yang turun langsung melihat kondisi masyarakat terdampak.

Menurutnya, kehadiran pemerintah di tengah warga korban bencana bukan sekadar kunjungan, tetapi diharapkan menjadi langkah awal untuk mempercepat penanganan kerusakan di lapangan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Sukabumi, khususnya Wakil Bupati, yang sudah meninjau langsung lokasi pascabencana, baik di Desa Nyangkowek maupun Desa Purwasari,” katanya.

Ia berharap hasil peninjauan tersebut segera ditindaklanjuti dengan langkah konkret, terutama untuk membantu warga yang rumahnya mengalami kerusakan serta memulihkan fasilitas umum yang terdampak.

“Harapannya, penanganan terhadap warga masyarakat yang menjadi korban bencana alam ini dapat segera dilakukan, sehingga aktivitas dan kondisi warga bisa kembali normal,” harap Abdul Haris.

Warga Diminta Waspadai Cuaca Ekstrem

Memasuki musim penghujan, Pemerintah Desa Nyangkowek juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem.

Warga diminta tidak mengabaikan kondisi lingkungan sekitar, terutama ketika terjadi hujan deras yang disertai angin kencang. Pohon yang berpotensi tumbang, bangunan dengan kondisi atap yang sudah rapuh, serta jaringan listrik dan fasilitas lainnya perlu mendapat perhatian untuk mencegah risiko yang lebih besar.

“Dengan kondisi cuaca yang mulai memasuki musim penghujan, kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada. Jika terjadi hujan deras disertai angin kencang, masyarakat agar lebih berhati-hati dan segera mencari tempat yang aman,” pungkasnya.

Bencana puting beliung tersebut kembali menjadi pengingat bahwa kesiapsiagaan dan respons cepat pascabencana tidak boleh berhenti pada pendataan kerusakan.

Keselamatan warga, pemulihan tempat tinggal, serta keberlangsungan fasilitas pendidikan harus menjadi perhatian bersama agar masyarakat terdampak tidak terlalu lama menanggung dampak bencana.

Redaktur : Usep Suherman
© Copyright 2024 - SUKABUMI VIRAL | MENGHUBUNGKAN ANDA DENGAN INFORMASI MELALUI SUDUT BERITA