SUKABUMIVIRAL.COM – Suasana haru dan penuh kebersamaan menyelimuti kegiatan Halal Bihalal Keluarga Besar Kecamatan Cicurug yang dirangkaikan dengan pengantar masa purna bhakti Camat Cicurug, Judi Budimansjah, S.IP., A.Kp.
Acara tersebut menjadi momentum penting, bukan hanya sebagai ajang silaturahmi pasca Hari Raya, tetapi juga sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi panjang seorang aparatur negara yang telah mengabdikan diri selama kurang lebih 32 tahun.
Dalam sambutannya, Judi Budimansjah menyampaikan bahwa masa purna bhakti yang mulai efektif pada 1 Mei menjadi titik akhir dari perjalanan panjang pengabdiannya sebagai Aparatur Sipil Negara. Ia mengungkapkan, meskipun masa jabatannya sebagai camat relatif singkat, yakni sekitar satu tahun setengah, namun pengalamannya sebagai Sekretaris Kecamatan selama hampir empat tahun membuatnya cukup memahami karakteristik wilayah Cicurug secara mendalam.
“Kalau dihitung, memang jabatan camat hanya satu tahun setengah. Tapi sebelumnya saya menjabat Sekmat hampir empat tahun. Jadi secara keseluruhan, saya merasa cukup lama berada di Cicurug dan memahami kultur serta dinamika masyarakatnya,” ungkapnya.Kamis (30/04/2026) .
“Sebetulnya tidak ada yang berat. Kuncinya adalah komunikasi dan membangun hubungan yang humanis. Saya lebih memilih pendekatan kekeluargaan, bukan sekadar formalitas jabatan,” tegasnya.
Selama menjabat, ia mengaku tidak pernah menempatkan diri secara kaku dalam posisi sebagai camat, melainkan lebih mengedepankan hubungan persaudaraan dengan berbagai elemen, mulai dari kepala desa, UPTD, tenaga kesehatan, kader, hingga masyarakat luas.
“Jabatan ini hanya sementara, tapi hubungan baik itu yang akan terus dikenang. Saya ingin apa yang menjadi tugas pemerintah bisa tersampaikan tanpa harus terhalang oleh sekat jabatan,” tambahnya.
Menjelang akhir masa tugasnya, ia pun menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kinerjanya selama bertugas di Kecamatan Cicurug. Ia mengapresiasi sinergi yang terbangun demi kemajuan wilayah.
“Terima kasih atas dukungan, bantuan, dan kebersamaan selama ini. Semua yang telah kita bangun bersama menjadi bagian dari perjalanan yang sangat berarti,” tutupnya.
Kegiatan ini menjadi penutup manis dari pengabdian panjang seorang camat yang dikenal dengan pendekatan humanis dan kedekatannya dengan masyarakat. Purna bhakti bukanlah akhir, melainkan awal dari babak baru dalam kehidupan, dengan jejak pengabdian yang akan terus dikenang oleh masyarakat Cicurug. ( Red/ Us)

Social Header