Breaking News

Koordinator A-Ciber: Menjaga Kondusivitas Cicurug Harus Menjadi Prioritas Bersama

SUKABUMIVIRAL.COM – Koordinator Aliansi Cicurug Bersatu (A-Ciber) menegaskan bahwa upaya pemberantasan narkoba dan minuman keras harus dilakukan secara bersama-sama dengan tetap mengedepankan kondusivitas wilayah serta kepatuhan terhadap aturan yang berlaku.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam kegiatan Deklarasi Anti Narkoba dan Miras yang digelar di Aula Kantor Kecamatan Cicurug. Acara tersebut dihadiri berbagai unsur masyarakat, mulai dari tokoh agama, pimpinan pondok pesantren, tokoh masyarakat, hingga perwakilan organisasi kemasyarakatan yang ada di Kecamatan Cicurug.

Menurut Koordinator A-Ciber, deklarasi tersebut merupakan bentuk komitmen bersama seluruh elemen masyarakat untuk memerangi peredaran narkoba dan minuman keras di wilayah Cicurug.

"Kami telah menyatakan sikap bersama bahwa Kecamatan Cicurug harus menuju wilayah yang bebas dari narkoba. Meskipun tantangan yang dihadapi tidak mudah, upaya untuk mewujudkannya harus terus dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan," ujarnya, Selasa (09/06/223). 

Ia menjelaskan bahwa pemahaman masyarakat mengenai klasifikasi narkotika dan obat-obatan terlarang masih perlu ditingkatkan. Pasalnya, tidak semua obat keras dapat dikategorikan sebagai narkotika, sehingga edukasi yang tepat menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan.

Selain ancaman narkoba konvensional, ia juga menyoroti fenomena yang disebutnya sebagai "narkoba digital", yakni ketergantungan penggunaan telepon genggam yang tidak terkontrol, terutama pada anak-anak usia dini.

"Bahaya penyalahgunaan teknologi digital juga harus menjadi perhatian. Edukasi kepada keluarga mengenai penggunaan handphone yang sehat dan bertanggung jawab perlu diperkuat karena dampaknya terhadap perilaku dan perkembangan generasi muda sangat besar," katanya.

Dukung Pergerakan Anti Narkoba, Namun Harus Sesuai Aturan

Terkait munculnya sejumlah gerakan yang belakangan ramai menjadi perbincangan publik mengenai isu narkoba di Cicurug, Koordinator A-Ciber menegaskan bahwa pihaknya pada prinsipnya mendukung setiap gerakan yang bertujuan memberantas narkoba.

Namun demikian, ia menyayangkan apabila gerakan tersebut tidak dilaksanakan sesuai mekanisme dan regulasi yang berlaku.

"Kami mendukung semangat pemberantasan narkoba. Namun ketika diajak bergabung, kami mempertanyakan legalitas dan perizinan kegiatan tersebut. Setelah diketahui tidak melalui prosedur yang semestinya, kami memilih tidak terlibat karena kami harus menghormati aturan yang berlaku," tegasnya.

Menurutnya, tujuan yang baik harus tetap ditempuh dengan cara yang benar agar tidak menimbulkan dampak negatif di tengah masyarakat.

Ia menilai, kegaduhan yang muncul akibat aktivitas yang tidak terkoordinasi justru berpotensi menciptakan stigma negatif terhadap Kecamatan Cicurug.

"Jangan sampai niat baik memberantas narkoba malah menimbulkan persepsi di luar daerah bahwa Cicurug adalah sarang peredaran narkoba. Kondisi tersebut tentu merugikan masyarakat secara keseluruhan. Karena itu, menjaga kondusivitas wilayah harus menjadi prioritas bersama, sembari tetap mendukung langkah-langkah nyata dalam pencegahan dan pemberantasan narkoba," pungkasnya.

Dengan adanya deklarasi tersebut, seluruh elemen masyarakat diharapkan dapat bersinergi mendukung upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba dan minuman keras secara terukur, edukatif, serta tetap menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di wilayah Kecamatan Cicurug.
Redaktur : Usep Suherman

<<Post Views: 1.774
© Copyright 2024 - SUKABUMI VIRAL | MENGHUBUNGKAN ANDA DENGAN INFORMASI MELALUI SUDUT BERITA