SUKABUMIVIRAL. COM — Pelayanan administrasi kependudukan tidak boleh berhenti di balik meja kantor. Prinsip itulah yang ditunjukkan UPTD Disdukcapil Wilayah Cicurug dengan turun langsung ke tengah masyarakat melalui program Pelayanan Perekaman KTP-el Pemula Jemput Bola.
Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Sukabumi ke-156, UPTD Disdukcapil Wilayah Cicurug yang dipimpin Kepala UPTD Achmad Kurnia, S.IP, bersama Kepala TU Nasrudin, S.IP, menggelar pelayanan langsung di Desa Pulosari, Kecamatan Kalapanunggal, Kamis (20/8/2026).
Langkah tersebut menjadi bukti bahwa pelayanan publik yang benar bukan sekadar slogan. Pemerintah hadir mendatangi warga, terutama masyarakat yang selama ini memiliki keterbatasan untuk datang langsung ke kantor pelayanan administrasi kependudukan.
Kegiatan tersebut menyasar warga yang telah memasuki usia 17 tahun atau telah memenuhi persyaratan perekaman KTP-el, termasuk warga penyandang disabilitas.
Dari pelayanan yang digelar, tercatat 130 warga mengikuti perekaman KTP-el pemula, sementara 10 warga penyandang disabilitas juga telah mendapatkan pelayanan perekaman.
Selain perekaman KTP-el, masyarakat juga mendapatkan sejumlah layanan administrasi kependudukan lainnya, mulai dari pencetakan KTP-el yang telah selesai, aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD), hingga konsultasi administrasi kependudukan.
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sukabumi, Amir Hamzah, S.Sos., M.Si., menegaskan bahwa pelayanan jemput bola merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk memangkas jarak antara masyarakat dan pelayanan publik.
“Pelayanan jemput bola ini menyasar warga yang mengalami kesulitan datang ke kantor UPTD. Alhamdulillah, antusiasme masyarakat Desa Pulosari sangat tinggi. Ini menjadi bagian dari kado kami untuk Hari Jadi Kabupaten Sukabumi,” ujarnya, Kamis (20/08/2026)
Menurutnya, dokumen kependudukan bukan sekadar kartu identitas, tetapi merupakan pintu bagi masyarakat untuk memperoleh berbagai pelayanan publik dan memenuhi berbagai kebutuhan administrasi.
Sementara itu, Camat Kalapanunggal Ade Akhsan, yang baru menjabat, memberikan apresiasi atas kehadiran langsung petugas Disdukcapil di tengah masyarakat.
“Kami sangat terbantu. Warga tidak perlu jauh-jauh datang ke kecamatan. Terima kasih kepada UPTD Disdukcapil yang sudah hadir di desa kami, terlebih dalam momentum Hari Jadi Kabupaten Sukabumi,” katanya.
Apresiasi juga disampaikan Pemerintah Desa Pulosari. Pemerintah desa menilai program jemput bola tersebut sangat membantu masyarakat, khususnya warga yang baru menginjak usia 17 tahun dan belum sempat melakukan perekaman KTP-el.
Dengan hadirnya pelayanan langsung di desa, masyarakat dapat memperoleh pelayanan secara lebih mudah, cepat dan gratis, tanpa harus mengeluarkan biaya maupun menempuh perjalanan jauh.
GRATIS, MUDAH, CEPAT, TANPA CALO
Kepala UPTD Disdukcapil Wilayah Cicurug Achmad Kurnia, S.IP., menegaskan bahwa pelayanan administrasi kependudukan dilaksanakan dengan prinsip gratis, mudah, cepat dan tanpa calo.
Ia mengatakan, pelayanan jemput bola tidak berhenti di Desa Pulosari. Program tersebut direncanakan terus berlanjut ke sejumlah desa lainnya di wilayah kerja UPTD Disdukcapil Cicurug selama Agustus hingga September 2026.
“Pelayanan jemput bola akan terus kami lakukan ke desa-desa lain di wilayah UPTD Cicurug. Ini bagian dari upaya kami mendekatkan pelayanan kepada masyarakat,” tegas Achmad.
Tidak hanya mengandalkan pelayanan tatap muka, Disdukcapil Kabupaten Sukabumi juga terus mendorong pemanfaatan layanan administrasi kependudukan secara daring.
Ke depan, masyarakat yang membutuhkan perubahan data KTP, penggantian foto, maupun pencetakan ulang KTP-el karena hilang, tidak harus selalu datang ke kantor Disdukcapil maupun UPTD. Masyarakat dapat memanfaatkan layanan daring melalui aplikasi Simpelin, dengan dokumen KTP-el nantinya dapat diantar ke rumah pemohon melalui petugas Kantor Pos sesuai mekanisme pelayanan yang berlaku.
Program tersebut menjadi pesan penting bahwa modernisasi pelayanan publik harus benar-benar dirasakan masyarakat.
Di tengah tuntutan pelayanan pemerintahan yang cepat dan transparan, masyarakat tidak semestinya dipaksa mengejar birokrasi. Justru birokrasi yang harus bergerak mengejar kebutuhan masyarakat.
Momentum Hari Jadi Kabupaten Sukabumi ke-156 pun tidak hanya dirayakan dengan seremoni, tetapi diisi dengan pelayanan nyata yang menyentuh langsung kebutuhan warga.
Sukabumi Mubarokah — Administrasi Kependudukan Mudah, Cepat, Gratis dan Tanpa Calo.
#SukabumiMubarokah #HariJadiSukabumi156 #DisdukcapilSukabumi #PelayananJemputBola
Redaktur : Usep Suherman

Social Header