SUKABUMIVIRAL.COM — Upaya mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat terus dilakukan Pemerintah Desa Nyangkowek, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi. Salah satunya melalui inovasi pemanfaatan halaman depan Kantor Desa yang ditata menjadi ruang bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Inovasi tersebut digagas Kepala Desa Nyangkowek, Abdul Haris, dengan mengubah sebagian area halaman kantor desa menjadi lokasi UMKM yang ditata secara rapi, nyaman, dan tetap memperhatikan fungsi utama kantor sebagai pusat pelayanan publik.
Abdul Haris mengatakan, gagasan tersebut berangkat dari kebutuhan untuk memberikan ruang sekaligus kesempatan kepada masyarakat agar dapat mengembangkan usaha dengan memanfaatkan potensi dan fasilitas yang tersedia di lingkungan desa.
Menurutnya, salah satu tantangan yang masih dihadapi pelaku UMKM adalah keterbatasan pengetahuan dan keterampilan dalam menentukan lokasi usaha yang strategis. Karena itu, pemerintah desa dituntut tidak hanya memberikan pembinaan, tetapi juga menghadirkan inovasi yang dapat membuka akses pasar bagi masyarakat.
“Saya mencoba mendesain tempat yang ada dengan menghadirkan beberapa UMKM, tentunya dengan tetap memperhatikan agar tidak mengganggu pelayanan publik,” ujar Abdul Haris, Sabtu (12/9/2026).
Ia menjelaskan, pemanfaatan halaman Kantor Desa Nyangkowek tersebut diharapkan bukan sekadar mempercantik lingkungan kantor desa. Lebih jauh, langkah itu diarahkan sebagai bagian dari upaya memperkuat kapasitas UMKM berbasis potensi lokal.
“Dengan adanya inovasi ini, tidak hanya memberikan dampak secara praktis, tetapi juga memperkaya bagaimana penguatan kapasitas UMKM berbasis lokal di lingkungan Desa Nyangkowek,” jelasnya.
Menurut Haris, respons masyarakat terhadap keberadaan UMKM tersebut cukup positif.
Warga maupun pengunjung mulai memanfaatkan lokasi tersebut sebagai tempat untuk singgah, menikmati berbagai sajian produk UMKM, sekaligus bersantai dalam suasana yang lebih nyaman.
“Terlihat dari antusias warga untuk singgah dan menikmati sajian UMKM dengan tempat yang nyaman dan santai,” ungkapnya.
Saat ini, kata Haris, baru terdapat sekitar empat produk UMKM yang menempati lokasi tersebut. Meski masih dalam tahap awal, geliat aktivitas ekonomi sudah mulai terlihat, terutama pada akhir pekan.
“Di lokasi ini baru ada empat produk UMKM. Namun para pengunjung sudah terlihat ramai, apalagi Sabtu dan Minggu. Mereka menikmati sajian menu yang ada dengan suasana lokasi yang nyaman dan santai,” katanya.
Haris berharap keberadaan UMKM di lingkungan Kantor Desa Nyangkowek dapat berkembang secara berkelanjutan. Selain membuka ruang usaha bagi masyarakat, aktivitas tersebut juga diharapkan mampu menciptakan perputaran ekonomi lokal dan memberikan kontribusi terhadap peningkatan pendapatan desa sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Keberadaan UMKM ini dapat menjadi Pendapatan Asli Desa (PADes) dan menopang ekonomi warga,” pungkasnya.
Reporter: Sukabumiviral.com

Social Header