SUKABUMIVIRAL.COM – Hujan deras disertai angin kencang dan petir melanda wilayah kerja Unit Layanan Pelanggan (ULP) Wilayah III Cicurug pada Rabu (30/9/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Cuaca ekstrem tersebut mengakibatkan satu tiang Jaringan Tegangan Menengah (JTM) terangkat dan roboh.
Kepala ULP Wilayah III Cicurug, M. Azhar, membenarkan adanya gangguan jaringan listrik akibat kondisi cuaca tersebut. Menurutnya, hujan dengan intensitas cukup deras yang disertai angin dan petir menjadi faktor utama terjadinya gangguan.
“Sekitar pukul 14.00 terjadi hujan yang cukup deras di wilayah ULP Cicurug. Terjadi tiang yang roboh akibat derasnya hujan dan angin disertai petir. Saat ini tim kami sedang melakukan percepatan recovery untuk perbaikan jaringan listrik,” ujar M. Azhar.
Ia menjelaskan, tiang yang mengalami kerusakan merupakan bagian dari jaringan tegangan menengah (JTM). Berdasarkan pemeriksaan dan informasi yang diterima dari masyarakat di lokasi, kondisi tiang sebelum kejadian dinilai masih dalam kondisi baik dan layak.
“Kondisi tiang bisa kami pastikan masih sangat bagus dan layak. Informasi dari warga dan hasil yang kami saksikan, tiang tersebut terangkat oleh angin dan hujan ketika kejadian,” jelasnya.
Tim teknis PLN langsung diterjunkan untuk melakukan penanganan dan pemulihan jaringan. Perbaikan dilakukan secara bertahap dengan tetap mengutamakan keselamatan petugas maupun masyarakat di sekitar lokasi.
PLN Siapkan Tiang Pengganti
Dalam proses recovery, PLN tengah menyiapkan tiang pengganti untuk mempercepat normalisasi jaringan listrik yang terdampak.
M. Azhar menyampaikan, proses perbaikan diperkirakan membutuhkan waktu lebih dari dua jam, tergantung kondisi lapangan dan kesiapan material yang dibutuhkan.
“Kami sedang melakukan percepatan. Kami menunggu tiang yang baru karena akan kami coba memberikan tiang yang lebih baik lagi. Untuk kegiatan ini kami estimasikan lebih dari dua jam,” ungkapnya.
Ia menegaskan, PLN sebelumnya telah melakukan langkah-langkah preventif menghadapi potensi gangguan yang dapat terjadi selama musim hujan dan angin kencang.
Antisipasi tersebut antara lain dilakukan melalui pemasangan perangkat perlindungan terhadap petir serta pemeriksaan terhadap kondisi tiang dan jaringan listrik di wilayah kerja ULP Cicurug.
“Kami sudah melakukan kegiatan preventif sebelumnya. Untuk wilayah Cicurug, ketika musim hujan dan angin memang bisa mengakibatkan hal-hal yang tidak kita inginkan. Kami sudah mengantisipasinya, salah satunya pemasangan anti-petir serta pengecekan kembali tiang-tiang,” katanya.
Namun demikian, kondisi cuaca ekstrem berupa angin yang cukup kencang disertai petir tetap dapat menyebabkan gangguan terhadap jaringan listrik.
Masyarakat Diminta Waspada dan Melaporkan Gangguan
PLN mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati, khususnya apabila menemukan kabel listrik putus, tiang roboh, atau jaringan listrik yang terdampak akibat cuaca ekstrem.
Masyarakat yang masih mengalami pemadaman atau gangguan listrik juga diminta segera memberikan informasi kepada PLN agar dapat ditindaklanjuti oleh petugas di lapangan.
“Kami mohon masyarakat memberikan informasi jika ada rumah yang masih padam ataupun masih mengalami kendala akibat cuaca hujan ini, sehingga tim kami bisa melakukan percepatan penyalaan di lapangan,” pungkas M. Azhar.
Kejadian tersebut kembali menjadi pengingat bahwa kondisi cuaca ekstrem, khususnya kombinasi hujan deras, angin kencang dan petir, dapat berdampak langsung terhadap infrastruktur kelistrikan.
PLN ULP Wilayah III Cicurug memastikan proses pemulihan terus dilakukan hingga jaringan yang terdampak dapat kembali berfungsi secara normal.
Redaktur: Usep Suherman

Social Header