Breaking News

UPTD DISDUKCAPIL CICURUG BERSAMA KNPI, ANTUSIASME WARGA KUTAJAYA SAMBUT PELAYANAN ADMINDUK JEMPUT BOLA

SUKABUMIVIRAL.COM – Antusiasme masyarakat Desa Kutajaya, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, terlihat dalam kegiatan pelayanan administrasi kependudukan (adminduk) dengan sistem jemput bola yang digelar UPTD Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Wilayah Cicurug bersama Pengurus Kecamatan (PK) KNPI Cicurug, Sabtu (10/10/2026).

Bertempat di Aula Desa Kutajaya, kegiatan tersebut menjadi upaya nyata mendekatkan pelayanan administrasi kependudukan kepada masyarakat. Warga tampak berbondong-bondong mendatangi lokasi untuk mengurus dokumen kependudukan, terutama pembuatan Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el) bagi warga yang telah memenuhi persyaratan.

Pelayanan yang dilaksanakan pada akhir pekan ini dinilai memberikan kemudahan tersendiri bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan waktu untuk mengurus dokumen kependudukan pada hari kerja.

Kepala Tata Usaha UPTD Disdukcapil Wilayah Cicurug, Nasrudin, mengatakan bahwa pelayanan jemput bola merupakan langkah efektif untuk menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus memperluas jangkauan layanan administrasi kependudukan.

Menurutnya, tingginya antusiasme warga menunjukkan bahwa pelayanan langsung di tingkat desa sangat dibutuhkan, terlebih ketika dilaksanakan pada hari libur.

"Pelayanan di hari libur sangat dibutuhkan masyarakat. Hal itu terlihat dari antusiasme warga yang berbondong-bondong datang. Mungkin, bagi sebagian masyarakat, hari libur menjadi kesempatan dan waktu yang tepat untuk mengurus dokumen kependudukan," ujar Nasrudin.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut juga menyasar warga pemula yang telah memasuki usia wajib memiliki KTP-el. Desa Kutajaya, yang memiliki jumlah penduduk cukup besar, menjadi salah satu wilayah yang membutuhkan pendekatan pelayanan secara langsung agar kebutuhan administrasi masyarakat dapat terlayani dengan lebih mudah.

"Dominasi warga yang datang hari ini rata-rata merupakan pemula yang sudah wajib memiliki KTP. Semoga kehadiran kami melalui kegiatan seperti ini bisa mempermudah masyarakat dalam mendapatkan pelayanan administrasi kependudukan," tambahnya.

KNPI: Pelayanan Jemput Bola Harus Menjawab Kebutuhan Masyarakat

Sementara itu, Ketua PK KNPI Kecamatan Cicurug, Yudi Prangga, S.E., mengapresiasi inisiatif UPTD Disdukcapil Wilayah Cicurug yang menghadirkan pelayanan langsung di tengah masyarakat.

Menurut Yudi, administrasi kependudukan merupakan kebutuhan mendasar yang berkaitan erat dengan akses masyarakat terhadap berbagai pelayanan publik. Karena itu, kemudahan dalam mengurus dokumen kependudukan harus terus diupayakan agar tidak ada warga yang mengalami kesulitan hanya karena keterbatasan akses pelayanan.

Ia menilai, sistem jemput bola menjadi salah satu langkah strategis untuk membantu masyarakat yang belum memiliki identitas kependudukan maupun warga yang masih membutuhkan dokumen administrasi lainnya.

"Masih ada masyarakat yang belum memiliki identitas kependudukan. Begitu pula dengan kebutuhan dokumen administrasi lainnya yang perlu mendapat perhatian. Karena itu, pelayanan seperti ini sangat dibutuhkan masyarakat," ungkap Yudi.

Ia menambahkan, persoalan administrasi kependudukan tidak cukup hanya diselesaikan melalui pelayanan di kantor, tetapi juga memerlukan sosialisasi dan keterlibatan berbagai unsur masyarakat agar informasi mengenai layanan dapat menjangkau warga secara lebih luas.

Atas dasar itu, KNPI Kecamatan Cicurug berupaya mengambil bagian dengan menjalin sinergi bersama pihak terkait. Langkah tersebut diharapkan mampu membantu mengidentifikasi kebutuhan warga sekaligus mendorong masyarakat agar segera melengkapi dokumen kependudukannya.

"Melihat kondisi tersebut, kami dari KNPI Kecamatan Cicurug merasa perlu ikut mengambil peran dengan merangkul pihak terkait untuk membantu mengatasi persoalan yang ada di masyarakat. Mudah-mudahan kegiatan pelayanan adminduk ini menjadi solusi sekaligus wujud nyata kepedulian KNPI terhadap kebutuhan warga," tegasnya.

Sinergi Pemuda dan Pemerintah, Kunci Perluasan Pelayanan

Lebih lanjut, Yudi menegaskan bahwa keterlibatan organisasi kepemudaan dalam kegiatan pelayanan publik merupakan bentuk kontribusi nyata pemuda dalam mendukung pembangunan daerah.

Menurutnya, pemuda tidak hanya dituntut berperan dalam kegiatan sosial dan kepemudaan, tetapi juga perlu hadir membantu menjawab persoalan konkret yang dihadapi masyarakat, termasuk dalam pemenuhan hak administratif sebagai warga negara.

"Kami dari PK KNPI sangat menyambut baik kerja sama ini. Kehadiran pemuda di tengah masyarakat diharapkan dapat membantu sosialisasi sekaligus memudahkan warga, khususnya kaum muda, untuk memiliki dokumen kependudukan yang sah dan lengkap. Ini adalah bentuk kontribusi nyata pemuda untuk kemajuan daerah," pungkasnya.

Kegiatan pelayanan adminduk di Desa Kutajaya tersebut menjadi gambaran pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan organisasi kepemudaan dalam menghadirkan pelayanan yang lebih dekat, mudah dijangkau, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Ke depan, pelayanan jemput bola diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan menjangkau lebih banyak desa dan kelompok masyarakat yang membutuhkan.

Sebab, keberhasilan pelayanan publik tidak semata-mata diukur dari terselenggaranya kegiatan, tetapi juga dari sejauh mana masyarakat memperoleh kemudahan, kepastian pelayanan, dan akses terhadap dokumen kependudukan yang menjadi kebutuhan dasar dalam kehidupan sehari-hari.

Redaktur: Usep Suherman

© Copyright 2024 - SUKABUMI VIRAL | MENGHUBUNGKAN ANDA DENGAN INFORMASI MELALUI SUDUT BERITA