Breaking News

Jembatan SADANG Diresmikan, Aang Eerlan Hudaya Tegaskan Pentingnya Sinergi Perusahaan dan Pemerintah Bangun Infrastruktur Desa

SUKABUMIVIRAL.COM – Penantian panjang masyarakat akhirnya terjawab. Jembatan SADANG yang berada di ruas Jalan Cibeber–Pancawati, tepatnya di Kampung Sindangpalay RT 006/006, Desa Pasawahan, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, resmi diresmikan pada Jumat (31/07/2026).

Peresmian jembatan tersebut dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Fraksi PKB, Aang Eerlan Hudaya, bersama unsur pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan perwakilan perusahaan yang turut berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur tersebut.

Jembatan dengan lebar 3,8 meter dan panjang 7,5 meter itu dibangun selama 30 hari dengan total anggaran sekitar Rp116 juta yang berasal dari bantuan perusahaan dan swadaya masyarakat.

Dalam keterangannya, Aang Erlan Hudaya mengungkapkan rasa syukur karena pembangunan jembatan yang sejak lama diperjuangkan akhirnya dapat terealisasi.

"Alhamdulillah, hari ini di kampung sendiri telah terlaksana pembangunan Jembatan SADANG. Anggaran yang digunakan berasal dari bantuan pihak perusahaan dan swadaya masyarakat dengan total kurang lebih Rp116 juta," ujar Aang.

Menurutnya, pembangunan jembatan tersebut menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat mampu menghadirkan solusi nyata bagi kebutuhan infrastruktur warga.

Aang menjelaskan, usulan pembangunan jembatan sebenarnya telah diperjuangkan sejak lama. Bahkan proses pengajuan sudah dilakukan ketika dirinya masih aktif sebagai Ketua RW bersama sejumlah tokoh masyarakat setempat.

Ia juga menegaskan bahwa lokasi jembatan berada pada jalur yang sangat strategis dan memiliki fungsi vital bagi aktivitas masyarakat.

"Jalur ini adalah jalur hidup. Jalur yang menghubungkan tiga sampai empat desa dan juga menjadi jalur alternatif ketika terjadi hambatan di akses utama. Karena itu keberadaan jembatan ini sangat penting bagi mobilitas warga," tegasnya.

Meski pembangunan jembatan telah selesai, Aang menilai masih ada pekerjaan rumah yang harus segera dituntaskan, yakni peningkatan kualitas jalan penghubung menuju jembatan tersebut.

Ia mengungkapkan bahwa usulan peningkatan jalan sudah masuk dalam perencanaan tahun 2027. Namun hingga kini masih dilakukan kajian terkait metode pengerjaan terbaik, apakah menggunakan aspal atau beton.

"Usulan peningkatan jalan sudah kami masukkan untuk tahun 2027. Tinggal nanti diputuskan apakah akan diaspal atau dicor beton agar manfaatnya lebih maksimal bagi masyarakat," katanya.

Pada kesempatan itu, Aang juga menyampaikan apresiasi kepada pihak perusahaan yang telah menunjukkan kepedulian terhadap pembangunan di wilayah Desa Pasawahan.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada pihak perusahaan, khususnya yang telah memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan infrastruktur masyarakat. Mudah-mudahan ke depan perusahaan-perusahaan lain juga ikut berpartisipasi mendukung program pembangunan yang telah masuk dalam perencanaan desa," ujarnya.

Ia menambahkan, kawasan Kampung Sindang dan sekitarnya merupakan wilayah yang memiliki banyak perusahaan. Karena itu, sinergi antara dunia usaha dan masyarakat harus terus diperkuat agar pembangunan dapat berjalan lebih cepat dan merata.

Peresmian Jembatan Sadang menjadi simbol keberhasilan gotong royong antara masyarakat, pemerintah, dan sektor swasta. Kehadirannya diharapkan tidak hanya memperlancar akses transportasi antarwilayah, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah Kecamatan Cicurug.

Redaktur : Usep Suherman
© Copyright 2024 - SUKABUMI VIRAL | MENGHUBUNGKAN ANDA DENGAN INFORMASI MELALUI SUDUT BERITA