Breaking News

Gunung Anak Krakatau Kembali Bergolak, Erupsi Disertai Dentuman hingga Gemuruh

SUKABUMIVIRAL.COM // Banten – Aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau kembali menunjukkan peningkatan. Gunung api yang berada di Selat Sunda tersebut kembali mengalami erupsi pada Jumat, 4 September 2026, dengan aktivitas yang berlangsung hingga Sabtu dini hari.

Berdasarkan hasil pemantauan, sejumlah erupsi telah tercatat sejak Jumat pagi. Aktivitas kemudian meningkat dan memasuki fase erupsi menerus pada pukul 23.07 WIB.

Erupsi yang berlangsung pada malam hingga dini hari tersebut diinterpretasikan sebagai fenomena lava fountain atau semburan lava berbentuk air mancur. Aktivitas vulkanik itu juga disertai suara dentuman dan gemuruh yang terdengar dari kawasan sekitar.

Kemunculan suara dentuman tersebut turut menjadi perhatian setelah laporan mengenai suara serupa terdengar oleh masyarakat di sejumlah wilayah Banten, Lampung hingga Jawa Barat.

Meski aktivitas Gunung Anak Krakatau kembali meningkat, masyarakat diminta tidak bereaksi secara berlebihan maupun terpancing informasi yang belum memiliki dasar resmi.

Badan Geologi mengimbau masyarakat tetap tenang dan mengikuti perkembangan aktivitas gunung api melalui sumber informasi resmi.

Level III Siaga, Radius 3 Kilometer Harus Dihindari

Saat ini Gunung Anak Krakatau masih berada pada Level III atau Siaga. Dengan status tersebut, masyarakat, wisatawan maupun pendaki diminta tidak mendekati kawasan kawah aktif dalam radius 3 kilometer.

Pemerintah juga menyampaikan bahwa berdasarkan evaluasi terbaru, tubuh Gunung Anak Krakatau yang terbentuk setelah peristiwa erupsi dan tsunami 2018 masih relatif kecil.

Kondisi tersebut dinilai belum menunjukkan potensi keruntuhan tubuh gunung dalam skala yang dapat memicu tsunami.

Artinya, meningkatnya aktivitas erupsi saat ini tidak serta-merta dapat diartikan sebagai ancaman tsunami. Namun, kewaspadaan tetap diperlukan dengan menjadikan informasi resmi sebagai rujukan utama.

Masyarakat di sekitar wilayah terdampak juga diingatkan untuk tidak menyebarluaskan kabar yang belum terverifikasi, terutama informasi yang mengaitkan setiap aktivitas Gunung Anak Krakatau dengan ancaman tsunami.

Tetap waspada, tetapi jangan panik. Dalam situasi aktivitas gunung api meningkat, ketenangan masyarakat dan kepatuhan terhadap radius aman menjadi bagian penting dalam menjaga keselamatan bersama.

Informasi terbaru mengenai aktivitas Gunung Anak Krakatau hendaknya selalu mengacu pada keterangan resmi PVMBG dan Badan Geologi.

Reporter : Ade Khaerul Saleh
Redaktur : Usep Suherman
© Copyright 2024 - SUKABUMI VIRAL | MENGHUBUNGKAN ANDA DENGAN INFORMASI MELALUI SUDUT BERITA