Breaking News

Komplotan Begal Sadis Pembacok WNA Asal China di Solokan Jeruk Dibekuk, Lima Pelaku Diciduk Polisi

SUKABUMIVIRAL.COM — Aksi brutal komplotan begal yang menyerang warga negara asing asal China di kawasan industri Solokan Jeruk, Kabupaten Bandung, akhirnya berhasil diungkap jajaran Satreskrim Polresta Bandung bersama Polsek Solokan Jeruk.Lima pelaku yang diduga terlibat dalam aksi pencurian dengan kekerasan tersebut kini telah diamankan polisi.

Korban diketahui bernama Chen Bin (34), seorang komisaris perusahaan PT Tertawa Panas Panas, warga negara asal China. Ia menjadi korban pembegalan disertai pembacokan di depan area perusahaan yang berada di kawasan PT Kahatex, Jalan Raya Majalaya–Rancaekek No.389, Desa Solokan Jeruk, Kecamatan Solokan Jeruk, Jumat (9/5/2026).

Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol. Hendra Rochmawan mengatakan, korban mengalami luka serius akibat serangan
senjata tajam yang dilakukan para pelaku.

Korban mengalami luka bacok pada bagian tangan, pundak, dan pipi sehingga harus mendapatkan penanganan medis,” ujar Hendra, Selasa (12/5/2026).

Kapolresta Bandung Kombes Pol. Aldi Subartono menjelaskan, pengungkapan kasus tersebut dilakukan melalui penyelidikan intensif sesaat setelah laporan diterima polisi. Aparat langsung bergerak melakukan olah TKP, memeriksa saksi, hingga menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.

Hasil penyelidikan mengarah kepada lima orang yang diduga kuat terlibat dalam aksi pencurian dengan kekerasan tersebut dan seluruhnya berhasil diamankan,” tegas Aldi.

Kelima pelaku yang berhasil diringkus masing-masing berinisial DD (27), AK alias EB (32), UAD alias AM (26), RF (27), dan PHU (27). Mereka memiliki peran berbeda dalam aksi sadis tersebut, mulai dari eksekutor pembacokan, pengendara motor, hingga pihak yang turut membantu di lokasi kejadian.

Dalam penangkapan itu, polisi turut menyita sejumlah barang bukti berupa dua bilah golok, pakaian yang digunakan saat beraksi, sandal dan sepatu milik pelaku, serta dua unit sepeda motor yang dipakai untuk melancarkan aksi kriminal tersebut.

Saat ini, seluruh tersangka telah diamankan di Mapolresta Bandung guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga tengah melengkapi berkas perkara untuk proses hukum berikutnya.

Kami tidak akan memberi ruang bagi pelaku kriminalitas, terutama aksi kekerasan yang meresahkan masyarakat. Semua pelaku akan diproses sesuai hukum yang berlaku,” tandas Aldi Subartono.

Kasus ini kembali menjadi sorotan terkait keamanan di kawasan industri Kabupaten Bandung, terutama menyangkut perlindungan terhadap investor dan tenaga kerja asing yang beraktivitas di wilayah tersebut.( Red/ Rian
© Copyright 2024 - SUKABUMI VIRAL | MENGHUBUNGKAN ANDA DENGAN INFORMASI MELALUI SUDUT BERITA