SUKABUMIVIRAL.COM – Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi Partai Golkar, H. Deni Gunawan, melaksanakan kegiatan Reses Ke-II Tahun Sidang 2026 yang berlangsung di Perum Babakan Pari Residence, Desa Babakan Pari, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi.

Kegiatan reses tersebut menjadi momentum penting bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai aspirasi, kebutuhan pembangunan, hingga persoalan yang dihadapi warga secara langsung kepada wakil rakyat yang duduk di DPRD Kabupaten Sukabumi.

Dalam sambutannya, H. Deni Gunawan menegaskan bahwa reses merupakan amanat undang-undang yang wajib dilaksanakan oleh setiap anggota DPRD sebagai sarana menjaring aspirasi masyarakat. 

Menurutnya, melalui reses, anggota dewan dapat mendengar langsung kebutuhan riil masyarakat yang nantinya akan diperjuangkan melalui mekanisme pemerintahan dan penganggaran daerah.

"Reses adalah ruang resmi bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi. Tugas kami di DPRD adalah mendengar, mencatat, mengawal, dan memperjuangkan kebutuhan masyarakat sesuai dengan skala prioritas serta kemampuan anggaran daerah," ujarnya, Kamis (04/06/2026) 

Dalam kesempatan tersebut, H. Deni juga menjelaskan kondisi fiskal Kabupaten Sukabumi yang masih menghadapi berbagai keterbatasan. Dengan luas wilayah yang sangat besar serta kebutuhan pembangunan yang tersebar di berbagai kecamatan dan desa, pemerintah daerah harus melakukan prioritas pembangunan secara bertahap.

Ia mencontohkan bahwa kebutuhan infrastruktur, terutama pembangunan dan perbaikan jalan, masih menjadi aspirasi dominan yang terus disampaikan masyarakat di berbagai wilayah. Namun demikian, keterbatasan anggaran membuat seluruh kebutuhan tersebut belum dapat direalisasikan secara bersamaan dalam satu tahun anggaran.

"Keinginan masyarakat sangat banyak dan semuanya penting. Namun dengan keterbatasan anggaran daerah, pembangunan harus dilakukan secara bertahap dan berdasarkan skala prioritas yang paling mendesak," katanya.

Selain menyerap aspirasi, H. Deni Gunawan juga memaparkan tiga fungsi utama DPRD, yakni fungsi pengawasan (controlling), fungsi penganggaran (budgeting), dan fungsi pembentukan peraturan daerah (legislasi). Ketiga fungsi tersebut menjadi dasar dalam menjalankan tugas sebagai wakil rakyat guna memastikan program pemerintah berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.

Pada kesempatan itu, ia juga menekankan pentingnya sinergitas antara pemerintah desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta seluruh unsur masyarakat. 

Menurutnya, harmonisasi antar lembaga desa menjadi kunci dalam menentukan program prioritas yang benar-benar dibutuhkan warga.

"Ketika pemerintah desa, BPD, dan masyarakat berjalan searah, maka usulan pembangunan akan lebih mudah diperjuangkan dan memiliki dasar kebutuhan yang jelas," ungkapnya.

Kegiatan reses berlangsung dalam suasana penuh dialog dan kebersamaan. Warga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan berbagai usulan terkait infrastruktur, pelayanan publik, pemberdayaan masyarakat, hingga kebutuhan pembangunan lingkungan.

Melalui reses ini, H. Deni Gunawan menegaskan komitmennya untuk terus mengawal dan memperjuangkan aspirasi masyarakat Kecamatan Cidahu agar dapat masuk dalam program pembangunan Kabupaten Sukabumi sesuai mekanisme dan kemampuan anggaran yang tersedia.

"Aspirasi masyarakat adalah amanah yang harus diperjuangkan. Setiap usulan yang disampaikan akan kami bawa dan kawal dalam pembahasan di DPRD agar dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," ungkapnya. 

Bahwa dalam reses tersebut, sejumlah aspirasi terkait infrastruktur, pendidikan, dan peningkatan perekonomian masyarakat turut disampaikan. Ia juga menyoroti perkembangan investasi di wilayah Babakan Pari dan Kecamatan Cidahu yang dinilai mampu membuka lapangan pekerjaan baru serta meningkatkan pendapatan daerah.

Selain menyerap aspirasi, kegiatan reses juga dimanfaatkan untuk mensosialisasikan program pemerintah daerah, termasuk program pinjaman tanpa bunga melalui BPR guna membantu pelaku usaha kecil sekaligus menekan praktik pinjaman ilegal atau "bank emok" yang kerap membebani masyarakat dengan bunga tinggi.

" Saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan kepedulian sosial, memperkuat ekonomi kerakyatan, serta menolak praktik rentenir demi terciptanya kesejahteraan dan kemandirian masyarakat," pungkasnya. 

Redaktur : Usep Suherman