SUKABUMIVIRAL.COM – Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi Partai Golkar, Loka Tresnajaya, menggelar Reses Ke-II Tahun Sidang 2026 yang bertempat di Kampung Kadununggal RT 13/03, Desa Kadununggal, Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi.
Kegiatan reses tersebut dihadiri para Ketua PK dan PD se-Dapil II sebagai wadah menyerap sekaligus mengevaluasi berbagai aspirasi masyarakat yang sebelumnya telah diajukan kepada pemerintah daerah.
Dalam keterangannya, H. Loka Tresnajaya menjelaskan bahwa sebagian besar pembahasan dalam reses kali ini masih berkaitan dengan usulan program yang telah diajukan sejak tahun 2025 namun hingga saat ini belum seluruhnya terealisasi.
"Alhamdulillah hari ini pelaksanaan reses kedua tahun sidang 2026. Aspirasi yang disampaikan mayoritas masih mengulang usulan-usulan sebelumnya, terutama yang berkaitan dengan sektor pertanian dan peternakan yang sampai hari ini masih menunggu realisasi," ujarnya, sabtu (06/06/2026)
Menurutnya, sejumlah program yang kembali menjadi perhatian masyarakat meliputi pengembangan pertanian pisang dan ubi, program bio pertanian, serta bantuan untuk sektor peternakan, khususnya peternakan kambing.
Ia mengungkapkan bahwa berbagai usulan tersebut sebelumnya telah diterima, dibawa, dan diajukan melalui mekanisme yang berlaku. Namun hingga pertengahan tahun 2026, sebagian program masih belum terealisasi.
"Saya terus mempertanyakan kelanjutan usulan-usulan yang sudah disampaikan masyarakat. Mudah-mudahan dalam enam bulan ke depan masih ada peluang untuk direalisasikan," katanya.
Selain sektor pertanian dan peternakan, masyarakat juga mulai mengusulkan pengembangan sektor pariwisata yang dinilai memiliki prospek besar untuk meningkatkan perekonomian warga.
H. Loka menilai Desa Kadununggal memiliki potensi sumber daya alam yang sangat menjanjikan. Hamparan lahan yang luas, kondisi tanah yang subur, serta ketersediaan sumber air menjadi modal utama bagi pengembangan sektor pertanian, peternakan, maupun wisata berbasis alam.
"Kalapanunggal, khususnya Kadununggal, memiliki aset yang luar biasa berupa lahan yang luas, tanah yang subur, dan sumber air yang melimpah. Potensi ini harus dimanfaatkan untuk pengembangan pertanian, peternakan, bahkan pariwisata," ungkapnya.
Dalam forum tersebut, tercatat empat Ketua PK hadir, sementara satu lainnya berhalangan karena sedang berada di luar daerah. Adapun peserta dari unsur PD yang hadir mencapai sekitar 12 hingga 13 orang.
Lebih lanjut, H. Loka menegaskan bahwa dirinya tidak hanya menerima aspirasi masyarakat, tetapi juga meminta para pengusul untuk turut aktif mengawal setiap proposal yang diajukan agar proses realisasinya dapat terpantau dengan baik.
"Usulan tidak cukup hanya disampaikan. Saya minta masyarakat juga ikut mengawal prosesnya. Jika ada kendala atau hambatan dalam perjalanan proposal tersebut, kita bisa bersama-sama mencari solusi dan mengetahui di mana letak permasalahannya," tegasnya.
Ia menjelaskan bahwa setelah proposal diajukan, proses eksekusi dan penentuan program tetap berada di tangan pihak eksekutif. Karena itu, sinergi dan pengawalan dari berbagai pihak menjadi hal penting agar aspirasi masyarakat tidak berhenti sebatas usulan.
Pada reses kali ini, sejumlah permohonan bantuan yang mengemuka antara lain bantuan modal usaha, bantuan bibit pertanian, sarana dan prasarana kerja, hingga dukungan untuk pengembangan peternakan kambing yang dinilai memiliki potensi ekonomi cukup menjanjikan bagi masyarakat setempat.
Melalui kegiatan reses tersebut, H. Loka Tresnajaya berharap seluruh aspirasi yang telah disampaikan masyarakat dapat menjadi perhatian pemerintah daerah dan direalisasikan sesuai kebutuhan warga, khususnya dalam upaya memperkuat sektor pertanian, peternakan, dan pengembangan ekonomi pedesaan di Kecamatan Kalapanunggal.
Redaktur : Usep Suherman

Social Header